May 22, 2020

Lega Subsidi Tak Kena Potong, Borneo FC Berharap LIB Terus Profesional

Subsidi termin kedua untuk klub peserta Liga 1 2020 akhirnya cair, setelah para klub mendesak PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator kompetisi untuk melunasinya.

Nilai yang diterima pun utuh, alias tak kena potong, dari yang awalnya ingin dilakukan penyesuaian karena pandemi virus corona menyerang Indonesia, dan membuat liga terhenti.

Borneo FC, dan tim Liga 1 lainnya, menerima subsidi tahap kedua sebesar Rp520 juta, yang tentunya sangat membantu keuangan klub. Hal ini pun diapresiasi oleh Nabil Husein, presiden Borneo.

“Terus terang apa yang diberikan PT LIB sangat membantu di situasi sulit seperti saat ini. Hal ini bukan hanya Borneo Samarinda saja yang mengalami, tetapi semua klub,” ucap Nabil.

“Makanya kami sangat senang PT LIB memenuhi janji untuk segera melunasi subsidi termin kedua ini,” sambung sosok yang juga pengusaha muda tersebut.

Pada 18 Mei kemarin, LIB sudah menggelar Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Luar Biasa, dan telah terjadi beberapa keputusan penting. Nabil berharap, LIB bisa menjadi badan yang lebih baik.

“Kompetisi saat ini memang dihentikan, tapi saya pikir tak bisa juga PT LIB melakukan pemotongan subsidi saat klub sangat membutuhkan finansial. Tapi syukurlah pemotongan tak dilakukan.”

“Saya juga berharap, semoga ke depan LIB bisa lebih profesional dalam menunaikan tanggung jawabnya. Jangan hanya klub diminta profesional dari segala aspek, tapi operator kompetisinya justru tak memberi contoh baik.”